ao Satria

Featured Video

Welcome to Satria

Sabtu, 15 Mei 2010

Rumus ALT Bagian 10 : Membuat Kotak atau Gambar


Pengkodean alt+angka juga menghasilkan karakter-karakter berupa garis-garis atau grafis yang jika disusun secara teratur maka akan menghasilkan gambar sesuai keinginan dan improvisasi Anda atau yang biasa disebut seni ASCII.

Seni ASCII (American Standard Code of Information Interchange atau Kode Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi) sendiri baru diperkenalkan sekitar tahun 1966 oleh Kenneth Knowlton seorang pelopor seni komputer. Seni ASCII awalnya tercipta karena masalah printer saat itu yang masih belum sempurna dalam membuat grafis.

Penerapan simbol-simbol garis dan grafis yang terhubung memang lebih rumit dari pada huruf-huruf dan karakter lain dalam seni ASCII.

Contoh teknik membuat gambar menggunakan simbol garis dan grafis terhubung.
╔═ ╔╗║╗╔╗
╚═ ╚╝╚╝╠╣

┌┬────┐
│├────┤
└┼────┤
░├────┤
░└────┘

Contoh teknik membuat gambar menggunakan huruf atau karakter tak terhubung.

_____________________***__***
____________________***____***
___________________***______***
__________________***________***
_________________***__________***
________________***____________***
***************____***____***____******************
_***_________________***____***________________***
_____***_____________***____***_____________***
_______***___________***____***___________***
_________***_________***____***_________***
___________***_______***____***_______***
____________***______***____***______***
_____________***___________________***
____________***_________***_________***
___________***________***__***_______***
__________***______***_______***______***
_________***_____***___________***_____***
________***____***_______________***____***
______***__***______________________***__**

Rumus ALT Bagian 9 : Bentuk-Bentuk Geometri


Simbol-simbol lain dalam pengkodean alt berupa bentuk geometri. Meski tidak sepenuhnya dipakai sebagai simbol geometri namun tabel dibawah ini setidaknya bisa mewakili bentuk geometri jika Anda ingin menyisipkan pada ms Word atau ms Excel dalam tulisan Anda.

Rumus ALT bagian 8 : Ångstrom dan Alfabet Islandia


Ångstrom
Huruf Å memiliki berbagai cara pengucapan dalam abjad Swedia, Finlandia (meskipun tidak ada kata dalam bahasa Finlandia yang memiliki huruf å), Denmark, Norwegia, Frisia Utara, Walloon, Chamorro, dan Istro-Rumania. Abjad lain yang menggunakan huruf ini meliputi Sami Lule, Sami Skolt, dan Sami Selatan.

Å sering disebut sebagai sebuah A dengan lingkaran, mengartikan lingkaran ini sebagai tanda diakritik. Tetapi, dalam bahasa yang menggunakannya, lingkaran ini tidak dianggap sebagai diakritik tapi bagian dari huruf. Berkembang sebagai bentuk semi-ligatur A dengan a lebih kecil di atasnya untuk mengartikan a panjang, sama dengan tanda umlaut ¨ yang berasal dari e kecil yang ditulis di atas huruf.

Bagi bahasa yang tidak menggunakan dalam abjadnya, huruf ini dikenal sebagai simbol Ångström.

Ångstrom atau angström atau ångström dengan simbol Å adalah satuan panjang. Walaupun bukan merupakan satuan SI tetapi sering digunakan dengan satuan SI.

Digunakan untuk pengukuran ukuran atom dan panjang senyawa kimia menggunakan spektrum optik. Satuan Angstrom juga umum dipakai dalamsatuan Ångstrom pengukuran panjang gelombang cahaya.

Istilah angstrom sendiri diambil dari fisikawan dari Swedia bernama Anders Jonas Ångström (1814-1874) yang merupakan bapak spektroskopi untuk menghormati jasa-jasanya dibidang spektroskopi. Spektroskopi adalah teknik untuk mengidentifikasi senyawa kimia menggunakan panjang gelombang cahaya yang diserap atau yang dihasilkan tergantung dari karakteristik senyawa tersebut. Cahaya yang melewati atau yang berasal dari suatu senyawa dilewati melalui prisma yang memisahkan berbagai panjang gelombang untuk membentuk spektrum warna. Spektrum yang dihasilkan sering memiliki pita cahaya terang yang berhubungan dengan panjang gelombang yang dihasilkan, atau pita cahaya gelap jika senyawa tersebut menyerap cahaya. Pola pita cahaya mengidentifikasi suatu senyawa seperti sidik jari mengidentifikasi seseorang.

Dalam bahasa Swedia, angstrom dieja mendekati “ong-strerm.”

Dalam penggunaan komputer simbol Å dan å dapat dihasilkan dengan perumusan Alt+143 dan Alt+134

Alfabet Islandia
Beberapa huruf Islandia sebenarnya sudah pernah dibahas sebelumnya seperti Ææ, Öö, ú dan lain-lain. Namun ada huruf tertentu yang belum dibahas dan memiliki karakter yang unik dibandingkan huruf lainnya, dinamakan Eth dan Thorn yang dilambangkan dengan Ðð dan Þ.

Eth
Eth (Ð, huruf kecilnya ð) selain digunakan pada bahasa Islandia juga pernah digunakan pada bahasa Inggris kuno, Faro (yang disebut edd) dan Elfadalian. Eth mirip huruf D dengan goresan garis ditengahnya sedangkan huruf kecilnya seperti sebuah pulau dengan garis diatasnya.

Pada bahasa Islandia, ð mewakili suara frikatif (bunyi yang dihasilkan jika udara menggeser alat ucap) gigi dan lidah seperti th pada bahasa Inggris “them,thy” namun tidak pernah mucul sebagai huruf pertama pada sebuah kata.

Huruf ð juga digunakan dalam buku-buku pelajaran matematika dan rekayasa sebagai simbol fungsi perputaran berat. Pada penginputan komputer simbol Ð dan ð dapat dihasilkan dengan mengetik angka 0208 dan 0240 sambil menekan dan menahan tombol alt pada keyboard.

Thorn
Thorn Þ, sama halnya dengan huruf eth, thorn juga pernah digunakan pada bahasa Inggris kuno dan bahasa Scandinavia pada abad pertengahan yang kemudian diganti dengan huruf rangkap th.

Thorn memiliki dua fonem (makna kata) dalam bahasa Iggris yang disebut tanpa suara frikatif gigi dengan lidah contohnya “thin, thigh, thick” dan bersuara frikatif gigi dengan lidah contohnya “then, the”.

Dalam ilmu tipografi, huruf thorn merupakan salah satu karakter dalam himpunan huruf yang berasal dari huruf Latin dimana huruf kecilnya lebih besar daripada huruf besar pada pemakaian font normal (tipe Roman).

Penggunaan huruf thorn sebagai simbol pernah dipakai pada beberapa film Halloween di Amerika, thorn juga bisa digunakan sebegai emoticon dengan wajah menjulurkan lidah kedepan :-þ, :-Þ, :þ, atau menggambarkan seorang pria menggunakan topi (-:þ.

Dalam penginputan huruf thorn pada keyboard komputer berbasis windows dengan mengetik angka 0222 untuk huruf besar Þ dan angka 0254 untuk huruf kecil þ sambil menekan dan menahan tombol alt.

Rumus ALT bagian 7 : Penggunaan Simbol Huruf Æ, Œ


Æ
Æ (huruf kecil : æ) pertama kali ditulis oleh George William Russel sebagai nama samaran. George William Russel adalah seorang sastrawan Irlandia yang lahir pada 10 April 1867 dan wafat pada 17 Juli 1935. Karyanya pertama kali terbit tahun 1894 berjudul Homeward: Songs by the Way berupa kumpulan sajak sekaligus menandakan sebagai awal kebangkitan sastra Irlandia. Selain pusi Æ juga pernah bekerja sebagai editor pada tahun 1905-1923, kritikus, dan pelukis.

Dewasa ini huruf Æ digunakan sebagai diftong pada beberapa bahasa seperti bahasa Latin kuno, Perancis, Islandia dan beberapa bahasa yang lain.

Huruf Æ juga digunakan pada computer, misal :
Pada system windows dapat mengetik angka 145 atau 146 sambil menekan tombol Alt atau dengan mengetik CTRL+SHIFT+& lalu tekan a/A (khusus MS Word).
Pada US-International keyboard dapat diketik dengan cara kombinasi AltGr+z.
Pada system Mac OS X, æ dapat dihasilkan dengan mengetik Shift+”Option+`”

Jumat, 14 Mei 2010

Rumus ALT Bagian 6 : Alphabet Umlaut, Sirkumfleks, Grave, Tilde, Acute, Cedilla, Hacek


Umlaut
Umlaut merupakan bentuk asimilasi, yaitu proses modifkasi dari huruf vokal belakang yang membuatnya dieja lebih ke depan untuk memudahkan pengucapan huruf vokal depan yang muncul di suku kata sesudahnya. Huruf umlaut ditandai dengan dua tanda petik diatas huruf tersebut.

Pemakaian huruf umlaut banyak pada bahasa-bahasa eropa; seperti Jerman dan Belanda serta beberapa pada bahasa daerah Indonesia seperti bahasa Aceh dan bahasa Sunda.

Sirkumfleks
Sirkumfleks sering disebut istilah caret atau pangkat yang bentuknya mirip ^ juga disebut dengan topi. Aksen sirkumfleks banyak ditemukan dalam bahasa-bahasa eropa dan Asia seperti bahasa Kroasia, Perancis, Frisia Barat, Esperanto, Norwegia, Romania, Slowakia, Vietnam, Romaji, Welsh, Portugis, Italia, Afrikaans, Turki, bahasa Persia yang diromansasi, dan beberapa bahasa lainnya.

Grave
Aksen Grave adalah sebuah tanda diakritik yang digunakan dalam menulis pada bahasa Breton, Catalan, Belanda, Perancis, Yunani (hingga tahun 1982), Italia, Norwegia, Occitan, Portugis, Skotlandia, Vietnam, Welsh dan bahasa lainnya.

Kata Grave berasal dari bahasa latin gravis (berat). Kata Grave ini dalam bahasa Inggris bukan berarti “kuburan” atau “sungguh-sungguh” terkadang dalam bahasa Inggris cukup diucapkan “grav”.

Tilde
Tilde adalah tanda yang digunakan untuk menggantikan sublema yang terdapat di deskripsi kamus atau di contoh penggunaannya. Karakter Tilde berasal dari Spanyol yang berarti gelar atau superscript (huruf/angka berpangkat).

Penggunaan Tilde terdapat dalam tulisan dan aksen bahasa Portugis, beberapa bahasa dari Amerika Selatan seperti Guarani dan Nheengatu, serta Spanyol.

Acute atau akut
Aksen akut adalah sebuah tanda diakritik yang digunakan dalam alphabet bahasa-bahasa Latin, Sirilik, Yunani dan beberapa bahasa lainnya.

Aksen akut berawal dari Apex sebuah diakritik Latin kuno yang ditandai dengan garis miring kekanan diatas huruf atau harakat dengan panjang bervariasi, nama aksen akut pertama kali muncul pada polytonik ortografi Yunani kuno.

Cedilla
Cedilla atau cedille adalah sebuah kait yang ditambahkan dibawah huruf konsonan tertentu sebagai tanda diakritik untuk mengubah pengucapannya. Ekornya muncul sebagai setengah bawah miniatur lengkungan “z” (zed).

Kata “cedilla” adalah diminutif dari nama Spanyol untuk huruf ini ceda, dimana kata ini pertama digunakan. Spanyol Modern tidak lagi menggunakan diakritik ini, meskipun masih ada di bahasa Portugis. Bahasa Perancis menggunakan tanda diakritik ini dan memberikan bahasa Inggris pengucapan alternatif cedille dari kata Perancis cédille. Pengucapan awal cedilla adalah cerilla. Penggunaan awal dalam bahasa Inggris dijelaskan oleh Oxford English Dictionary adalah dalam sebuah kamus Spanyol-Inggris 1599. Chambers’ Cyclopædia mengatakan ceceril pernah digunakan pada tahun 1738.

Hacek atau caron
Hacek atau caron dikenal juga sebagai pasak, sirkumfleks terbalik, topi terbalik adalah diaktrik yang ditempatkan diatas huruf tertentu yang menunjukkan waktu (lampau atau sekarang) dalam pelafalan tata bahasa Baltik, Slavik, Finno-Lappic dan beberapa bahasa lainnya.

Perumusan keyboard menggunakan Ctrl+Shift juga berlaku untuk diakritik diatas. Sebagai contoh Alt 132 = ä juga dapat dihasilkan dengan Ctrl+Shift+: kemudian tekan a, namun ketentuan tersebut hanya berlaku pada Microsoft Word saja dan tidak dapat digunakan pada Microsoft Excel.

Simbol ALT Bagian 5 : Simbol Mata Uang


Mau menggunakan simbol mata uang dalam tulisan Anda? Kalau dollar $ atau Rupiah Rp sih gampang, sudah ada pada menu keyboard. Nah gimana untuk mata uang asing lainnya seperti Uero atau Yen yang tidak tersedia pada menu keyboard. Gampang koq, ketik angka 0128 sambil menekan tombol alt dan lihat hasilnya.

Dibawah ini disajikan beberapa hasil perumusan alt berupa simbol mata uang

Rumus ALT Bagian 4 : Simbol Merk Dagang


Pernah lihat simbol ini ®? Ya, simbol ® (lingkaran R) biasanya digunakan pada nama atau brand sebuah perusahaan. Contohnya : ®PT. GARUDA METALINDO atau ®PT. PANCAMAS ELITE.

Biasanya karakter lingkaran R ditulis dengan (R) atau (r) karena ketidak tersediaanya pada keyboard komputer, nah dengan rumus Alt kita bisa menggunakan simbol tersebut secara utuh.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Blogger Theme by Lasantha - Premium Blogger Templates | Affiliate Network Reviews